EMBRIO dari beberapa jenis hiu
dibuktikan dapat mengeluarkan arus listrik. Kekuatan listrik yang
katanya mematikan itu difungsikan untuk menghindari predator. Dan inilah
pembuktian dari hasil penelitian pertama Ryan Kempster, ahli biologi
hiu sekaligus anggota tim peneliti Universitas Western Australia.
Temuan yang juga diterbitkan dalam
jurnal PLoS ONE. Para peneliti Australia itu menemukan bahwa embrio hiu
bisa mengidentifikasi medan listrik simulasi predator yang berada di
dekatnya. Meskipun terbatas pada kasus telur kecil.
Sementara, hiu dewasa mampu mendeteksi
listrik dan bertingkah sesuai dengan sensasinya karena memiliki perasa
yang sangat efektif. Semua getaran dalam air, perubahan suhu air, kadar
garam, dan rongga gel-filled yang dimilikinya adalah unsur-unsur
pendeteksi listrik yang sempurna yang dimiliki hiu.
Pendeteksi listrik itu digunakan hiu
dewasa untuk memburu mangsanya dan mampu menangkap arus sebesar 20
milyar volt nya, bayangkan batere rata-rata di setiap rumah, hiu mampu
untuk mendeteksi arus yang dipancarkan hanya oleh dua batere 1.5 volt
jauh dari dasar laut dari jarak 3,000 km jauhnya (1,864 mil).
Faktanya, hewan ini telah dilengkapi
oleh sistem khusus, yang sangat cocok bagi lingkungannya sekaligus untuk
bertahan hidup. Dan Ini hanya mampu terjadi dari izin kekuatan yang
Mahakuasa yang menciptakannya. yang mengetahui kebutuhan dan habitatnya.
kekuatan yang tak terbatas hanya milik Allah Swt.
“(Hud berkata) Sesungguhnya aku
bertawakal kepada ALLAH Tuhan-ku dan Tuhan-mu. Tidak satu pun makhluk
bergerak (bernyawa) melainkan Dia-lah yang Memegang ubun-ubunnya
(menguasainya). Sungguh, Tuhan-ku di jalan yang lurus (adil),” (QS. Hud:
56).
[ra/islampos/berbagaisumber/harunyahya]]
Sumber: Islampos
Posting Komentar